Sejarah Softball: Dari Lapangan Tertutup ke Dunia
Tahukah kamu bahwa olahraga softball yang kini populer di berbagai belahan dunia sebenarnya berawal dari sebuah kejadian tak terduga? Ya, sejarah softball bermula bukan dari lapangan olahraga resmi, melainkan dari sebuah ruangan tertutup saat pertandingan antar universitas di Amerika Serikat.
Sejarah Softball: Dari Lapangan Tertutup ke Dunia
Awal yang Tak Biasa: Tahun 1887 di Chicago
Softball pertama kali dimainkan pada tanggal 16 November 1887 di kota Chicago, Amerika Serikat. Saat itu, sekelompok orang sedang berkumpul untuk menyaksikan hasil pertandingan American Football antara dua universitas ternama, yaitu Harvard dan Yale. Pertandingan tersebut disiarkan melalui telegraf, dan para pendukung kedua tim berkumpul di dalam Gedung Farragut Boat Club.
Setelah hasil pertandingan diumumkan dan suasana semakin meriah, seseorang dari penonton secara spontan melemparkan sarung tangan tinju kepada seseorang dari kelompok lawan. Orang yang menerima sarung tinju tersebut langsung memukulnya menggunakan tongkat. Aksi ini mengundang tawa, tapi juga memunculkan ide untuk bermain lempar-pukul di dalam ruangan.
Dari situlah ide untuk memainkan permainan mirip baseball dalam ruangan mulai muncul. George Hancock, seorang reporter olahraga yang juga hadir di sana, mencatat dan mengembangkan aturan main dari permainan baru ini. Ia lalu menggambar lapangan di lantai dan menggunakan sarung tinju sebagai bola. Permainan pun dimulai, dan momen itu dikenang sebagai kelahiran olahraga softball.
Dari Indoor Baseball ke Softball
Awalnya, permainan ini dikenal dengan sebutan “indoor baseball” karena dimainkan dalam ruangan. Tujuannya adalah agar orang-orang tetap bisa bermain olahraga mirip baseball meski dalam kondisi cuaca yang tidak mendukung. Seiring berjalannya waktu, permainan ini terus berkembang dan mulai dimainkan di luar ruangan (outdoor), meski dengan bola yang lebih besar dan lapangan yang lebih kecil dibanding baseball.
Nama “softball” sendiri baru digunakan secara resmi pada tahun 1926. Istilah ini muncul dari penggunaan bola yang lebih lembut dibanding bola baseball biasa. Namun, dalam perkembangannya, bola softball tetap memiliki kekerasan yang cukup dan tidak lagi “soft” seperti awalnya.
Penyebaran Softball ke Seluruh Dunia
Softball berkembang pesat di Amerika dan menjadi sangat populer, terutama di kalangan wanita. Olahraga ini dianggap lebih ringan dan aman dibanding baseball, sehingga cocok dimainkan oleh semua usia dan gender.
Pada tahun 1933, Kejuaraan Nasional Softball pertama kali diadakan di Chicago, dan dari sinilah softball mulai diorganisasi secara profesional. Lalu, pada tahun yang sama pula, Amateur Softball Association (ASA) dibentuk sebagai badan resmi untuk mengatur jalannya permainan softball di Amerika Serikat.
Seiring waktu, olahraga ini mulai menyebar ke berbagai negara. Perang Dunia II juga berkontribusi terhadap penyebaran softball, karena para tentara Amerika memperkenalkan permainan ini ke berbagai belahan dunia saat mereka bertugas.
Softball di Indonesia
Di Indonesia, softball masuk pada tahun 1960-an dan mulai dikenal luas terutama melalui sekolah-sekolah dan universitas. Perkembangan softball di Indonesia cukup positif, dengan banyak kejuaraan tingkat nasional dan daerah yang diadakan secara rutin.
Organisasi yang menaungi softball di Indonesia adalah Persatuan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (PERBASASI). Indonesia sendiri telah beberapa kali mengirimkan atletnya ke ajang internasional dan turut andil dalam perkembangan olahraga ini di Asia.
Penutup
Dari sebuah permainan iseng dalam ruangan hingga menjadi olahraga resmi berskala internasional, sejarah softball memang cukup unik dan inspiratif. Kini, softball bukan hanya olahraga, tetapi juga bagian dari budaya dan kebersamaan banyak komunitas di dunia.